SMKN 3 Wajo Memperingati Hari Bumi Internasional dengan Penanaman Pohon

SMK Negeri 3 Wajo telah menegaskan komitmennya untuk melestarikan lingkungan dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Internasional. Dalam upaya nyata untuk berkontribusi pada pelestarian alam, siswa dan guru SMKN 3 Wajo bergotong royong untuk menanam puluhan pohon di sekitar lingkungan sekolah.

Kegiatan penanaman pohon ini menjadi salah satu aksi konkret yang diambil oleh SMKN 3 Wajo dalam menjaga kelestarian alam,Kepala Sekolah, Bapak H.ZAINUDDIN MAMU, S.Pd.M.Si, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendukung upaya global untuk menjaga lingkungan hidup.

Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, penanaman pohon ini juga dianggap sebagai pendidikan nyata bagi siswa tentang pentingnya melestarikan alam. Dalam prosesnya, siswa belajar tentang tanggung jawab mereka terhadap bumi dan bagaimana tindakan kecil seperti menanam pohon dapat memberikan kontribusi besar pada pelestarian lingkungan.

Antusiasme untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini sangat terlihat dari seluruh civitas akademika SMKN 3 Wajo. Para siswa dengan semangat bergotong royong menyiapkan lubang tanam, menanam bibit pohon, dan merawatnya dengan penuh kecermatan.

Selain penanaman pohon, SMKN 3 Wajo juga mengadakan kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Melalui diskusi, presentasi, dan demonstrasi, para siswa diberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan lingkungan dan cara-cara untuk mengatasinya.

Pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan pengelolaan sampah yang baik juga menjadi fokus dalam kegiatan ini. Para siswa diajak untuk lebih sadar akan dampak negatif dari plastik sekali pakai terhadap lingkungan dan bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam mengurangi penggunaannya.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan SMKN 3 Wajo dapat menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya menjaga kelestarian alam. Semangat untuk berkontribusi dalam melestarikan lingkungan tidak hanya berhenti pada peringatan Hari Bumi Internasional, tetapi menjadi bagian dari budaya sekolah yang terus menerus dipupuk dan diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari.